Siapa aku
Aku adalah sepi
yang terlahir dari terbuangnya sunyi
tersayat waktu yang berbaik hati
menggilas keramaian lawas
menderu, menggeram ,meraung
teriakan yang tak pernah terdengar
tangisan yang tak bersuara
air mata yang kering
aku adalah simfoni
yang terhina dari nada-nada yang sumbang
tak tergubris diam
tak bernyanyi
aku adalah sepi
aku adalah simfoni
aku adalah apapun
yang terlahir dari terbuangnya sunyi
tersayat waktu yang berbaik hati
menggilas keramaian lawas
menderu, menggeram ,meraung
teriakan yang tak pernah terdengar
tangisan yang tak bersuara
air mata yang kering
aku adalah simfoni
yang terhina dari nada-nada yang sumbang
tak tergubris diam
tak bernyanyi
aku adalah sepi
aku adalah simfoni
aku adalah apapun
surat untuk cinta
pagi kembali menyapa
satu malam yang sepi tanpa dirimu
telah terlewati lagi
entah sudah berapa kali
hati ku harus berdamai
dengan rindu yang semakin
hari semakin membuncah
kadang kala aku tak bisa tertidur
memikirkan apakah engkau baik-baik saja disana??
kalau sudah begitu aku kembalikan pada tuhan ku
agar bisa terlelap , seraya berdoa tuhan jagalah dia
peluklah dia...
kadang pula pikiran-pikiran aneh
dan prasangka-prasangka buruk
datang mencoba meracuni hati
tapi selalu kutekankan pada diriku
aku percaya padamu, lalu pikiran-pikiran dan prasangka-prasangka itu
hilang begitu saja seperti kabut yang tersapu matahari
berganti prasangka baik
ya apa lah gunanya aku cinta
apalah gunanya aku sayang
kalau aku tidak percaya padamu
karena kerpercayaan adalah fondasi dari cinta
tanpa nya ibarat meja 4 kaki kehilangan ketiga kakinya
robohlah dia ...
aku sudahi surat ini sampai disini
nanti aku sambung lagi
aku hanya ingin bercerita padamu
menyampaikan apa yang ingin di sampaikan :)
satu malam yang sepi tanpa dirimu
telah terlewati lagi
entah sudah berapa kali
hati ku harus berdamai
dengan rindu yang semakin
hari semakin membuncah
kadang kala aku tak bisa tertidur
memikirkan apakah engkau baik-baik saja disana??
kalau sudah begitu aku kembalikan pada tuhan ku
agar bisa terlelap , seraya berdoa tuhan jagalah dia
peluklah dia...
kadang pula pikiran-pikiran aneh
dan prasangka-prasangka buruk
datang mencoba meracuni hati
tapi selalu kutekankan pada diriku
aku percaya padamu, lalu pikiran-pikiran dan prasangka-prasangka itu
hilang begitu saja seperti kabut yang tersapu matahari
berganti prasangka baik
ya apa lah gunanya aku cinta
apalah gunanya aku sayang
kalau aku tidak percaya padamu
karena kerpercayaan adalah fondasi dari cinta
tanpa nya ibarat meja 4 kaki kehilangan ketiga kakinya
robohlah dia ...
aku sudahi surat ini sampai disini
nanti aku sambung lagi
aku hanya ingin bercerita padamu
menyampaikan apa yang ingin di sampaikan :)
Hujan
Hujann...
satu-persatu aku hitung rintik tetes mu
tapi akalku tak pernah sanggup menghitungnya
begitu juga malam ini
termenung...
menunggu...
Puisi Kau bertanya
Kau bertanya pada ku tentang tuhan
aku jawab lihatlah bintang-gemintang pada malam-malam yang gelap
resapilah warna kesedihan kala langit membunuh matahari dibatas cakrawala
Niscaya kau akan temukan tuhan diakhir semua itu
juga di akal kita yang lemah
Kau bertanya padaku tentang surga dan neraka
aku jawab aku hanya meyakininya itu saja
bahkan aku tidak peduli apakah aku akan hidup dalam kesenangan abadi yang dijanjikan surga
ataukah harus terbakar luluh hancur selamanya dalam membaranya neraka
yang aku pedulikan hanyalah kasih sayang tuhan
jadikan aku bersyukur
Kau bertanya padaku tentang takdir
ku jawab yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya
tetapi mungkin takdir itu
seperti cinta yang bersemi
datang tiba-tiba tak terduga , tak ada yang tahu
seperti pula cinta yang patah
begitu pilu, perih dan sakit
tapi hidup terus berjalan
Kau bertanya padaku bisakah kau membuktikan
aku jawab aku tidak bisa membuktikan apapun padamu
Ini bukan lagi soal pembuktian
Tapi tentang pemahamanmu akan alam
tentang pemahamanmu akan kehidupan
jika kau tidak menemukan tuhan disela pemahamanmu
maka kembalikan lagi pada diri kita
yang memang tidak bisa memahami segalanya
Kau bertanya padaku tanpa bukti bukankah itu hanya asumsi dan omongkosong
aku jawab ya anggaplah itu bagimu sebuah asumsi dan omongkosong
tetapi setidaknya itu sebuah asumsi yang indah
sebuah omongkosong yang baik
Pada akhirnya aku berkata
hei teman kau dan aku memang berbeda
tapi bukan berarti kau bukan temanku dan aku bukan temanmu
Setidaknya kita berpijak pada bumi yang sama
berteduh dibawah langit yang sama
kita satu
satu tak berati harus sama
satu bisa juga berarti berbeda
Kesepian
Pernakah kau rasakan kesepian yang amat sangat ??...
kau rasakan itu hingga hati mu berteriak "AKU TAK INGIN TERBANGUN SENDIRI".
merintih perlahan dirimu, mencoba menerka dan memahami arti kesendirian itu.
Engkau terhenyak, menyadari bahwa kini hanya tuhanmu yang tersisa untuk mu
kau coba menghadirkan-Nya di hatimu, sekedar untuk bisa berdialog
Padanya kau berbicara :
tuhan janganlah kau tinggalkan diriku
setelah tawa yang menguap entah kemana
setelah cinta yang terhempas tak tertolong
setelah jiwa yang terlepas tak tahu arah
setelah dunia yang meninggalkan aku
tolong Tuhan , kini hanya engkau yang tersisa
jangan sampai dirimu juga meninggalkan aku
tolong, Aku tak ingin terbangun sendiri
Aku tak ingin terjaga tanpa- MU
kau batinkan dialog mu itu dengan syahdu , dalam sujudmu
kini kau baru memahami, hakikat kesendirian dan kesunyian
kau rasakan itu hingga hati mu berteriak "AKU TAK INGIN TERBANGUN SENDIRI".
merintih perlahan dirimu, mencoba menerka dan memahami arti kesendirian itu.
Engkau terhenyak, menyadari bahwa kini hanya tuhanmu yang tersisa untuk mu
kau coba menghadirkan-Nya di hatimu, sekedar untuk bisa berdialog
Padanya kau berbicara :
tuhan janganlah kau tinggalkan diriku
setelah tawa yang menguap entah kemana
setelah cinta yang terhempas tak tertolong
setelah jiwa yang terlepas tak tahu arah
setelah dunia yang meninggalkan aku
tolong Tuhan , kini hanya engkau yang tersisa
jangan sampai dirimu juga meninggalkan aku
tolong, Aku tak ingin terbangun sendiri
Aku tak ingin terjaga tanpa- MU
kau batinkan dialog mu itu dengan syahdu , dalam sujudmu
kini kau baru memahami, hakikat kesendirian dan kesunyian