Laman

Entri Populer

Siapa aku

Minggu, 27 April 2014
Posted by Unknown
Aku adalah sepi
yang terlahir dari terbuangnya sunyi
tersayat waktu yang berbaik hati
menggilas keramaian lawas

menderu, menggeram ,meraung
teriakan yang tak pernah terdengar
tangisan yang tak bersuara
air mata yang kering

aku adalah simfoni
yang terhina dari nada-nada yang sumbang
tak tergubris diam
tak bernyanyi

aku adalah sepi
aku adalah simfoni
aku adalah apapun

surat untuk cinta

Jumat, 28 Februari 2014
Posted by Unknown
pagi kembali menyapa
satu malam yang sepi tanpa dirimu
telah terlewati lagi

entah sudah berapa kali
hati ku harus berdamai
dengan rindu yang semakin
hari semakin membuncah

kadang kala aku tak bisa tertidur
memikirkan apakah engkau baik-baik saja disana??
kalau sudah begitu aku kembalikan pada tuhan ku
agar bisa terlelap , seraya berdoa tuhan jagalah dia
peluklah dia...

kadang pula pikiran-pikiran aneh
dan prasangka-prasangka buruk
datang mencoba meracuni hati
tapi selalu kutekankan pada diriku
aku percaya padamu, lalu pikiran-pikiran dan prasangka-prasangka itu
hilang begitu saja seperti kabut yang tersapu matahari
berganti prasangka baik

ya apa lah gunanya aku cinta
apalah gunanya aku sayang
kalau aku tidak percaya padamu
karena kerpercayaan adalah fondasi dari cinta
tanpa nya ibarat meja 4 kaki kehilangan ketiga kakinya
robohlah dia ...

aku sudahi surat ini sampai disini
nanti aku sambung lagi
aku hanya ingin bercerita padamu
menyampaikan apa yang ingin di sampaikan :)

Hujan

Minggu, 02 Februari 2014
Posted by Unknown
Hujann... 
satu-persatu aku hitung rintik tetes mu 
tapi akalku tak pernah sanggup menghitungnya 
begitu juga malam ini 

termenung... 
menunggu...


Puisi Kau bertanya

Kamis, 08 Agustus 2013
Posted by Unknown

Kau bertanya pada ku tentang tuhan
aku jawab lihatlah bintang-gemintang pada malam-malam yang gelap
resapilah warna kesedihan kala langit membunuh matahari dibatas cakrawala
Niscaya kau akan temukan tuhan diakhir semua itu
juga di akal kita yang lemah

Kau bertanya padaku tentang surga dan neraka
aku jawab aku hanya meyakininya itu saja
bahkan aku tidak peduli apakah aku akan hidup dalam kesenangan abadi yang dijanjikan surga
ataukah harus terbakar luluh hancur selamanya dalam membaranya neraka
yang aku pedulikan hanyalah kasih sayang tuhan
jadikan aku bersyukur

Kau bertanya padaku tentang takdir
ku  jawab yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya
tetapi mungkin takdir itu
seperti cinta yang bersemi
datang tiba-tiba tak terduga , tak ada yang tahu
seperti pula cinta yang patah
begitu pilu, perih dan sakit
tapi hidup terus berjalan

Kau bertanya padaku bisakah kau membuktikan
aku jawab aku tidak bisa membuktikan apapun padamu
Ini bukan lagi soal pembuktian
Tapi tentang pemahamanmu akan alam
tentang pemahamanmu akan kehidupan
jika kau tidak menemukan tuhan disela pemahamanmu
maka kembalikan lagi pada diri kita
yang memang tidak bisa memahami segalanya

Kau bertanya padaku tanpa bukti bukankah itu hanya asumsi dan omongkosong

aku jawab ya anggaplah itu bagimu sebuah asumsi dan omongkosong
tetapi setidaknya itu sebuah asumsi yang indah
sebuah omongkosong yang baik

Pada akhirnya aku berkata

hei teman kau dan aku memang berbeda
tapi bukan berarti kau bukan temanku dan aku bukan temanmu
Setidaknya  kita berpijak pada bumi yang sama
berteduh dibawah langit yang sama
kita satu
satu tak berati harus sama
satu bisa juga berarti berbeda

Kesepian

Sabtu, 20 Juli 2013
Posted by Unknown
Pernakah kau rasakan kesepian yang amat sangat ??...
kau rasakan itu hingga hati mu berteriak "AKU TAK INGIN TERBANGUN SENDIRI".
merintih perlahan dirimu, mencoba menerka dan memahami arti kesendirian itu.
Engkau terhenyak, menyadari bahwa kini hanya tuhanmu yang tersisa untuk mu
kau coba menghadirkan-Nya di hatimu, sekedar untuk bisa berdialog
Padanya kau berbicara :

tuhan janganlah kau tinggalkan diriku
setelah tawa yang menguap entah kemana
setelah cinta yang terhempas tak tertolong
setelah jiwa yang terlepas tak tahu arah
setelah dunia yang meninggalkan aku 

tolong Tuhan , kini hanya engkau yang tersisa
jangan sampai dirimu juga meninggalkan aku
tolong, Aku tak ingin terbangun sendiri
Aku tak ingin terjaga tanpa- MU

kau batinkan dialog mu itu dengan syahdu , dalam sujudmu
kini kau baru memahami, hakikat kesendirian dan kesunyian